Pages

Thursday, January 31, 2013

Lomba Menulis Novel Tema Bebas by Java Pustaka (DL: 4 Maret 2013)



Lomba Menulis Novel Tema Bebas by Java Pustaka (DL: 4 Maret 2013)




Ketentuan Lomba:
Tema bebas, tidak mengandung sara dan pornografi.
Naskah merupakan karya asli, bukan sanduran atau terjemahan dan belum pernah dipublikasikan di media cetak maupun elektronik mana pun dan tidak sedang diikutsertakan dalam perlombaan yang lain.
Panjang naskah 100— 150 halaman A4, 1,5 spasi, font Times New Roman 12 pt.
Naskah dikirim melalui email ke javapustaka.red@gmail.com dengan subyek “Regina Media”. Naskah dikirim berupa lampiran bukan di badan email.
Sertakan sinopsis cerita dan data diri penulis serta nomor kontak yang bisa dihubungi.
Seluruh naskah yang masuk menjadi hak milik penerbit.
Penerimaan naskah ditutup pada pukul 24.00 WIB tanggal 4 Maret 2013.
Untuk Informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami diwww.facebook.com/redaksi.javapustaka atau SMS ke 081803282530 (Meta).
Pengumuman pemenang akan dipublikasikan di facebook (www.facebook.com/redaksi.javapustaka) pada bulan April 2013. Pemenang akan dihubungi melalui nomor kontak yang disertakan.
Hadiah:
Tiga naskah terbaik akan diterbitkan dan dipublikasikan dalam skala nasional.
Pemenang akan mendapatkan paket hadiah menarik.
Sumber: Java Pustaka
Read more...
separador

Lomba Menulis Novelet Valentine's Day Pery Penulis 2013





Salam Peri Penulis!
Sebentar lagi kita akan menyambut hari Kasih Sayang. Valentine’s Day tahun 2013 ini bisa jadi momen yang baik buat kamu untuk berekspresi terutama dalam menuangkan rasa kasih sayang kamu dalam bentuk tulisan.  Gimana? Mau ikutan para Peri Penulis menaburkan debu peri di hari kasih sayang?
Ikuti yuk! Lomba Novelet Valentine’s Day Peri Penulis. Lomba kali ini berbeda dari lomba sebelumnya. Bukan menulis cerpen seperti biasanya, tetapi menulis sebuah novelet. Jadi novelet itu lebih panjang dari cerpen tapi lebih pendek dari novel.
Perhatikan cuplikan kalimat dibawah ini! Dan tentukan tema noveletmu! Ingat! Satu peserta hanya boleh menggunakan 1 tema dan menggunakan kalimat tersebut dalam naskah kamu. Ayo racik kalimat yang kamu pilih agar menyatu dengan naskah noveletmu!
Aku mendekatkan buket itu ke depan hidungku dan mengendus baunya. Bau tajam bunga mawar serta-merta menyergap hidungku. Buket mawar ini indah sekali.
Musik instrumen mengalun pelan. Ia memutar tombol volume ke kanan. Kini suara denting piano yang berpadu dengan petikan dawai gitar terdengar lebih jelas. Ia tersenyum. Musik. Mesin waktu paling sederhana. “Dansa?”
Kreek… Ia menyobek kertas aluminumnya, mematahkan sepotong cokelat dan memasukkannya ke dalam mulutnya.
Syarat-syaratnya bisa kamu baca di bawah ini :
Like Fans Page Facebook Peri Penulis Publisher dan follow twitternya@peripenulis
Membagikan info lomba lewat notes Facebook/ Blog pribadi berikut dengan banner lombanya (download)
Tulisan berbentuk novelet
Memilih salah satu tema  dari 3 tema yang telah disediakan panitia diatas. Peserta diharuskan menggunakan kalimat yang sudah disediakan (kalimat yang sudah dipilih, bebas diletakkan di paragraf manapun). Inti cerita disesuaikan dengan kalimat yang dipilih peserta.
Diketik dengan huruf Times New Roman 12 spasi 1,5 ukuran kertas A4 dan panjangnya minimal 18 halaman, maksimal 25 halaman.
Tidak mengandung unsur SARA dan pornografi.
Tulis judul dan nama penulis pada bagian atas novelet (sertakan juga alamat twitter dan facebook kamu)
Kirim karya kalian ke email:  peri_penulis@yahoo.com dengan subject:  novelet-tema-Judul-NamaLengkap
Pilihan Tema : bunga mawar, musik, cokelat. 
contoh subject : novelet-bungamawar-Mawar Berduri-Lisa
9. Lomba ini berlangsung dari tanggal 11 Januari 2013 – 28 Februari 2013 (Pukul 23.00 WIB)
10. Satu orang hanya boleh mengirimkan satu naskah.
11. Akan diambil 3 novelet terbaik dan paling inspiratif.
12. Bagi naskahnya yang terpilih akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan karyanya akan diterbitkan oleh Peri Penulis Publisher
(tidak ada pembagian royalti), pengumuman pemenang adalah tgl 11 Maret 2013.
Pemenang  1 : Rp 250.000,-
Pemenang  2 : Rp 150.000,-
Pemenang 3 : Rp 100.000,-
13. Bagi naskah yang belum menang akan dikembalikan oleh panitia ke masing-masing peserta lewat email.
info mengenai lomba silakan bertanya lewat twitter :
@si_pencerita dan @Marchaela
Peri Penulis,
Let our pixie dust lead your way!

Sumber :http://peripenulis.wordpress.com
Read more...
separador

Friday, January 25, 2013

Perkembangan Islam Pada Masa Modern


Perkembangan Islam Pada Masa Modern

Menjelang dan pada awal Islam pembaharuan yaitu sebelum dan sesudah tahun 1800 M, umat Islam di berbagai negara, telah menyimpang dari ajaran Islam. Penyimpangan itu terdapat pada hal ajaran Islam tentang ketauhidan telah bercampur dengan kemusyrikan dan adanya kelompok umat Islam selama hidup di dunia yang hanya mementingkan urusan akhirat dan meninggalkan dunia. Penyimpangan tersebut mendorong munculnya tokoh pembaharu yang berusaha menyadarakan umat Islam agar kembali ke jalan kebenaran. Berikut adalah tokoh-tokoh pembaharu tersebut : Muhammad bin Abdul Wahab, Rifa’ah Badawi Rafi’ At-Tahtawi atau At-Tahtawi, Jamaluddin Al-Afgani, Muhammad Abduh,Muhammad Rasyid Ridla, Sayid Ahmad Khan, dan Muhammad Iqbal.
Pada masa pembaharuan perkembangan Islam mengalami kemajuan di berbagai negara. Misalnya Sultan Muhammad II dari Kesultanan Turki Usmani,melakuakan berbagai usaha agar umat Islam di negaranya dapat menguasai berbagai ilmu pengetahuan. Usaha yang dilakukan beliau adalah melakuakan modernisasi dalam bidang pengajaran dan pendidikan, mendirikan lembaga pendidikan Maktebi Ma’arif untuk menghasilkan tenaga di bidang administrasi, membangun lembaga Maktebi Ulumi Edebiyet untuk menyediakan tenaga ahli di badah penerjemah, dan mendirikan perguruan tinggi di bidang kedokteran, militer, dan teknologi. Selain itu, setelah India dan Pakistan merdeka dari inggris pada tahun 1947 M, umat Islam tepecah menjadi dua yaituada yang masuk ke Republik Pakistan dan yang lain masuk ke India. Di Mesir, Muhammad Ali mengirim para mahasiswa untuk mempelajari ilmu penegetahuan dan teknologi ke Prancis. Setelah mereka kembali ke Mesir, mereka mengajar di perguruan tinggi di Mesir. Di Mesir, telah didirikan berbagai universitas yang di dalamnya ada fakultas Kedokteran, Farmasi, Tekinik, Pertanian, Perdagangan, Hukum, dan Sastra. Universitas tersebut antara lain: Universitas Iskandariyah, Universitas Ainusyam, Universitas Hilwan, Universitas Assiut, Universitas Suez, dan Universitas Amerika yang bernama The American University in Cairo.
Kebudayaan umat Islam pada pembaharuan juga mengalami perkembangan pesat seperti ilmu pengetahuan dan teknologinya. Berikut adalah perkembangannya:

A.          Arsitektur
Arsitektur ada yang berfunsi untuk melayani keagamaan,melayani kepentingan pendidikan, dan melayani kepentingan sekuler. Di Arab Saudi, banyak dibangun jalan raya antar kota, jalan kereta api antara kota Riyad dengan kota Pelabuhan Ad-Dammam di pantai teluk Persia. Dibangun juga Maskapai Penerbangan Internasional (Saudi Arabia Air Lines). Di bidang perhotelan juga dibangun hotel-hotel mewah bertaraf internasional antara lain terdapat di sekitar Masjidil Haram, Mekah dan Masjid Nabawi, Madinah.
Masjidil Haram artinya masjid yang hormati atas dimuliakan. Masjid ini berbentuk empat tersegi yang terletak di tengah kota Mekah. Di tengah masjid terdapat Ka’bah. Sekarang ini keadaan Masjidil Haram sangat luas dan penampakan masjid tersebut sangat indah serta megah.
Masjid Nabawi adakah sebuah masjid yang megah, indah, dan luas. Hal ini menyebabkan makan Rasullah SAW, Abu Bakar, dan Umar bin Khatab yang dulu ada di luar masjid sekarang di dalam masjid.
Arsitektur yang berfungsi untuk melayani kepentingan agama dan sekuler seperti peninggalan Dinasti Qatar antara lain Istana Niavarand, tempat kediaman Syah Muhammad Reza Pahlevi dan keluarganya serta pekuburan Behesytu Zahra’ ( Taman Zahra ). Di tempat ini dimakamkan puluhan syuhada revolusi Islam dan pemimpin revolusi Islam, Ayatullah Khomaeni.
B.           Sastra
Pada masa pembaharuan telah bermunculan para sastrawan yang karya-karyanya bersifat islami antara lain:
a.             Muhammad Iqbal
b.            Mustafa Lutfi Al-Manfaluti
c.             Dr. Muhammad Husain Haekal
d.            Jamil Siqdi Az-Zahawi
e.             Abdus Salam Al-Ujaili
f.             Aisyah Abdurahman
C.           Kaligrafi
Kata kaligrafi berasal dari Bahasa Yunani : kaligrafia atau kaligraphos. Kallos berarti indah dan grapho yang berarti tulisan. Jadi kalografi berarti tulisan indah yang mempunyai nilai estetis. Dalam bahasa Arab kaligrafi disebut khatt yang mempunyai arti tulisan indah yang mempunyai nilai estetis.Kaligarafi terdiri dari bermacam-macam gaya antara lain enam enam macam gaya yangdi sebut Al-Aqlam As-Sittah. Seni kaligarafi dipakai sebagai hiasan di masjid, penyekat ruang, hiasan dinding rumah, kotak penyimpanan perhiasan, alat-alat rumah tangga, dll. Media yang digunakan juga beragam antara lain kertas, kain, kulit, kaca, emas, perak, tembaga, kayu, dan keramik.
Read more...
separador

Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW


HIKMAH MAULID NABI MUHAMMAD SAW
MAKALAH

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang Masalah

Beberapa hari yang lalu umat Islam mempengeringati kelahiran Nabi Muhammad SAW, hari Maulid Nabi.Banyak umat Islam yang memperingatinya namun tak tahu apa makna dan dan hikmahnya.Mereka melakukan hal tersebut untuk formalitas belaka.Menurut pandangan Islam, hal tersebut sangat tak patut kerena sama saja meremehkan Rasulullah. Semasa hidup beliau, Rasulullah tidak pernah merayakan hari kelahiranya namun karena banyak orang yang mencintai Rasulullah hari itu dirayakan karena untuk mengenang perjuangan Rasulullah dalam menyeberkan umat Islam.Semakin hari, semakin banyaklah pengikut Rasulullah dalam menegakkkan ajaran Islam tradisi perayaan hari kelahiran beliau pun terus berlanjut.
Peringatan Maulid Nabi tidak hanya diperingati orang yang mencintai Rasul saja oranmg Islam yang mengaku Islam namun tidak mengetahui beliau juga merayakannya.Hari kelahiran tersebut suatu peristiwa yang sangat bersejarah menut Islam walaupun begitu,hari kelahiran Rasulullah dirayakan dengan menceritakan kembali bagaimana beliau menyebarkan agama Islam pada masa itu melalui berbagai pengajian dan ceramah agar orang Islam yang tadinya tidak mengetahui siapa N\abi Muhammad SAW itu mengetahui dan mencintai beliau dan orang Islam yang sudah mencintai beliau lebih mencintai beliau.Mencintai yang dimaksud adalah mengetahui siapa Rasulullah itu.
1.2.Tujuan
Berdasarkan judul dan latar belakang masalah maka tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk mengetahui siapa itu Rasulullah dan merayakan Maulid Nabi menurut pandangan Islam.Makalah ini juga bertujuan untuk  menambah pengetahuan dan perkembangan umat Islam.
1.3.Manfaat
Berdasarkan judul,latar belakang masalah masalah,dan tujuan pembuatan makalah maka manfaat dari makalah ini adalah untuk mengetahui sejauh mana perkembangan umat Islam khususnya dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
1.4.Metode
Berdasarkan judul,latar belakang masalah,tujuan dan manfaat pembuatan makalah maka metode yang digunakan penulis untuk membuat makalh ini adalah metode studi pustaka dari berbagai bahan bacaan di internet.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1.Kelahiran Nabi Muhammd SAW
Nabi Muhammad lahir pada 12 rabiul awal tahun gajah.Saat Nabi lahir banyak kejadian-kejadian diantaranya adalah sebagai berikut:
1.      Di langit muncul bintang namanya Najmu Ahmad (Bintang Ahmad).Ini adalah satu tanda dalam kitab Taurat.Di taurat juga disebutkan,maka akan muncul bintang di langit.Bintang itu dinmakan oleh orang Yahudi sebagai Najmu Ahmad.Melihat munculnya Bintang Ahmad,orang Yahudi tahu bahwa saat itu ada seorang Nabi lahir dan ternyata Nabi Muhammad.Mereka mengininkan orang yang menjadi Nabi adalah dari golongan mereka setelah nabi lahir ternyata dari golongan Arab dan orang-orang membencinya.
2.      Selama mengandung Muhammad, ibunya,Aminah tifak merasa leah sedikit pun.Ia merasa tidak seperti sedang mengandung dan ketika tiba saatnya Muhammad lahir Aminah pun tidak merasakan sakit.
3.      Ketika lahir,tali pusar Rasulullah sudah terpotong dan ada riwayat yang menceritakan kertika Rasulullah lahir di duduk seperti sedang sujud namun kepala melihat ke langit seta ia bersandar di tangannya.
4.      Pada masa itu,api yang disembah-sembah oleh orang-orang Majusi api yang katanya tidak peranah padam ketika Nbi lahir api itu padam.
5.      Ada 14 patung IOstana Kisra Persia jatuh tiba-tiba.Para tetua di kelompok tersebut mengatakan bahwa telah lahir seorang Nabi yang nantinya bersama para pengikut ajarannya akan membunuh 14 orang raja dari turunan Persia.
Selain kejadian  saat Rasulullah lahir ada juga kejadian setelah beliau lahir yaitu sebagai berikut:
1.      Ketika Rasullah lahir baliau sudah tidak membili ayah.Allah menjdikan beliau yatim karena Allah ingin memndidiknya secara langsung sehingga tidak ada orang yang beranggapan bahwa Muhammad SAW manjadiu seorang Rasulullah karena didikan orang tuannya.
2.      Ketika Rasulullah masih bayi beliau disusui oleh haliamh Sya’diyah.Halaimah Sya’diyah yang tadinya hidup miskin dan sengsarasui dan mengasuh Rasulullah keluarganya menjadi makmur dan tercukupi.



2.2.Sejarah Adanya Maulid Nabi Muhammad SAW

Maulid Nabi Muhammad SAW  kadang-kadang Maulid Nabi atau Maulud saja (bahasa Arab : mawlidun-nabi), adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah.
Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.
Perayaan Maulid Nabi diperkirakan pertama kali diperkenalkan oleh Abu Said al-Qakburi, seorang gubernur Irbil, di Irak pada masa pemerintahan Sultan Salahuddin Al-Ayyubi (1138-1193).
Adapula yang berpendapat bahwa idenya justru berasal dari Sultan Salahuddin sendiri. Tujuannya adalah untuk membangkitkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta meningkatkan semangat juang kaum muslimin saat itu, yang sedang terlibat dalam Perang Salib melawan pasukan Kristen Eropa dalam upaya memperebutkan kota Yerusalem dan sekitarnya.
Dalam catatan historis, Maulid dimulai sejak zaman kekhalifahan Fatimiyah di bawah pimpinan keturunan dari Fatimah az-Zahrah, putri Muhammad. Perayaan ini dilaksanakan atas usulan panglima perang, Shalahuddin al-Ayyubi (1137M-1193 M), kepada khalifah agar mengadakan peringatan hari kelahiran Muhammad.
Tujuannya adalah untuk mengembalikan semangat juang kaum muslimin dalam perjuangan membebaskan Masjid al-Aqsha di Palestina dari cengkraman kaum Salibis. Yang kemudian, menghasilkan efek besar berupa semangat jihad umat Islam menggelora pada saat itu.
Secara subtansial, perayaan Maulid Nabi adalah sebagai bentuk upaya untuk mengenal akan keteladanan Muhammad sebagai pembawa ajaran agama Islam. Tercatat dalam sepanjang sejarah kehidupan, bahwa nabi Muhammad adalah pemimipn besar yang sangat luar biasa dalam memberikan teladan agung bagi umatnya.
Perayaan Maulid dibeberapa daerah sudah menjadi tradisi, bahkan ada yang mengarah ke praktik syirik dengan mengadakan sesajian, berkurban untuk alam, laut misalkan, pemubadziran makanan atau harta, ikhtilath atau campur baur laki-laki dan perempuan, praktek yang mengancam jiwa dengan berdesak-desakan atau rebutan makanan, dan lainnya yang bertentangan dengan syari’at.Dibalik semua perayaan yang berlangsung tersebut ada hal yang paling penting kita maknai, agar perayaan itu bukan sekedar seremonial belaka.
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (iaitu) bagi orang yang mengharapkan (rahmat) Allah dan (kedatangan) Hari Kiamat dan ia banyak menyebut (Nama) Allah." (al-Ahzab: 21)

Sejarah manusia telah melahirkan banyak tokoh hebat yang telah menjadi titik balik suatu perubahan peradaban dan tatanan masyarakat tertentu hingga kemudian layak menjadi idola bagi masyarakat tersebut. Tokoh yang diidolakan ini merupakan unsur vital dari identitas yang paling sejati dari seseorang. Figur idola menjadi miniatur dari idealisme, Pengentalan dari berbagai jalan hidup yang diyakini. Bagaimana pun, sistem keyakinan selalu mengupayakan pengidolaan. Karena tanpa itu, keyakinan akan kehilangan kiblat.

Dalam tradisi Islam, ada budaya perayaan maulid Nabi: event yang dimanfaatkan untuk "menghidupkan" idola lewat pembacaan kembali lembaran-lembaran sejarah Nabi Muhammad. Dalam dunia Islam, Nabi Muhammad mestinya adalah super idol bagi setiap generasi Islam sepanjang zaman. Sayangnya, dalam proses gesekan budaya dan rentang waktu yang panjang, keidolaan Nabi terkadang tereduksi menjadi tokoh non empirik.

Sebagai ritual keagamaan, tradisi maulid memang masih diperdebatkan soal benar-tidaknya; sunnah-bid'ahnya. Perdebatan yang sebenarnya hanya pada level kulit; bentuk dan cara, bukan pada esensi "spiritualitas sejarah" dan "penghadiran ulang ketokohan" yang diupayakan lewat tradisi tersebut. Merayakan maulid Nabi berati berusaha menghadirkan kembali sosok ketokohan beliau dan memperpendek rentang waktu yang ada.

Sebagai sebuah seremonial, peringatan Maulid Nabi memang baru dilakukan pada pertengahan Abad ke-6 Hijriah. Tradisi ini dimulai di Mosul oleh Syaikh Umar bin Muhammad al-Mala, kemudian dikembangkan oleh Muzhaffar al-Din bin Zaynuddin (549-630), penguasa Irbil. Tapi, esensi maulid sebagai penghadiran tokoh sejarah secara praktis sudah sangat mengakar sejak generasi pertama umat Islam. Para sahabat adalah orang-orang yang paling "gemar" menghadirkan sejarah Rasulullah dalam ruang kehidupan mereka, mulai dari urusan rumah tangga sampai masalah politik dan militer.

Kehadiran sejarah Rasulullah menjadi inspirasi paling sempurna bagi seorang muslim dalam menjalani apapun dalam realitas hidupnya. Shalah al-Din al-Ayyubi, panglima agung muslimin dan teman perjuangan Muzhaffar dalam Perang Salib, menggunakan tradisi pembacaan sejarah Nabi sebagai strategi untuk menggedor motivasi pasukannya. Ada sisi-sisi sejarah Nabi yang memberikan gambaran sempurna sebuah jiwa heroik dan ksatria. Maka, al-Ayyubi meletakkan Rasulullah sebagai idola militer tentara melalui tradisi pembacaan sejarahnya.

Upaya al-Ayyubi membangkitkan heroisme muslimin vis a vis Pasukan Salib dalam bentuknya paling suspens. Dan, itu mutlak diperlukan sebagai urat nadi dari sebuah perlawanan dan perjuangan.

Al-Ayyubi memenangkan Perang Salib, mengusir mereka dari Al-Quds dan daerah-daerah muslimin yang lain--mungkin salah satunya berkat pengidolaan sejarah dan motivasi historik yang terus ditanamkan dalam ruang pikiran, jiwa dan pandangan hidup mereka.

Sejarah dibaca memang untuk melahirkan tokoh di masa lampau. Ini menjadi salah satu filosofi dari displin sejarah itu sendiri. Dalam tradisi maulid kita, hal itu sangat kental. Bahkan, tidak hanya melahirkan tapi juga menyegarkan kembali bahwa hanya ada satu tokoh kunci dan super idol dalam keyakinan kita, yakni Nabi Muhammad saw.

Menciptakan idola dari tokoh sejarah adalah hal yang cukup sulit. Tokoh sejarah hanya digambarkan dalam bentuk cerita-cerita, tidak bersentuhan secara empirik dengan realitas yang sedang kita alami. Gambaran dalam sejarah tidak sekongkrit ketika seseorang secara langsung bertemu atau merasakan sendiri bagaimana sepak terjang tokoh itu. Diperlukan penciptaan momen yang tepat agar sejarahnya hadir, menyentuh dan meninggalkan pengaruh semi-empirik terhadap seseorang.

Di sinilah, peringatan sejarah secara serentak seperti Maulid Nabi menemukan urgensitasnya yang paling esensial. Seseorang lebih mudah mencintai ayah, ibu, saudara atau temannya daripada mencintai Rasulullah, karena ada interaksi langsung dengan mereka. Lebih mudah mengidolakan tokoh yang berada di sekeliling kita daripada mengidolakan tokoh sejarah seperti Rasulullah saw. Kita bisa bersentuhan langsung dengan kiprah dan kepribadian orang-orang yang berada di sekeliling kita. Mereka lebih mudah mengisi ruang pikiran dalam hidup kita daripada tokoh sejarah.

Sulitnya menghadirkan tokoh sejarah di detak dada, diakui oleh Rasulullah sendiri. Beliau memberikan posisi istimewa untuk orang-orang yang mempercayai beliau padahal mereka tidak pernah melihat beliau. "Mereka saudara-saudaraku," sabda beliau dalam sebuah hadits. Untuk para shahabat di sekelilingnya, Rasulullah tidak menyebut mereka "saudara", tapi "teman".

Keyakinan terhadap tokoh sejarah menjadi salah satu bagian paling inti dari agama. Dalam al-Durr al-Mantsur, al-Suyuthi menyebutnya sebagai keimanan terhadap al-ghayb dalam arti tidak hadir dalam realitas hidup. Kepercayaan terhadap al-ghayb ini merupakan point pokok dari religiusitas seseorang.

2.3.Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW

Dalam konteks ini, Maulid harus diartikulasikan sebagai salah satu upaya transformasi diri atas kesalehan umat. Yakni, sebagai semangat baru untuk membangun nilai-nilai profetik agar tercipta masyarakat madani (Civil Society) yang merupakan bagian dari demokrasi seperti toleransi, transparansi, anti kekerasan, kesetaraan gender, cinta lingkungan, pluralisme, keadilan sosial, ruang bebas partisipasi, dan humanisme.
Dalam tatanan sejarah sosio antropologis Islam, Muhammad dapat dilihat dan dipahami dalam dua dimensi sosial yang berbeda dan saling melengkapi.
Pertama, dalam perspektif teologis-religius, Muhammad dilihat dan dipahami sebagai sosok nabi sekaligus rasul terakhir dalam tatanan konsep keislaman. Hal ini memposisikan Muhammad sebagai sosok manusia sakral yang merupakan wakil Tuhan di dunia yang bertugas membawa, menyampaikan, serta mengaplikasikan segala bentuk pesan “suci” Tuhan kepada umat manusia secara universal.
Kedua, dalam perspektif sosial-politik, Muhammad dilihat dan dipahami sebagai sosok politikus andal. Sosok individu Muhammad yang identik dengan sosok pemimpin yang adil, egaliter, toleran, humanis, serta non-diskriminatif dan hegemonik, yang kemudian mampu membawa tatanan masyarakat sosial Arab kala itu menuju suatu tatanan masyarakat sosial yang sejahtera dan tentram.
Tentu, sudah saatnya bagi kita untuk mulai memahami dan memperingati Maulid secara lebih mendalam dan fundamental, sehingga kita tidak hanya memahami dan memperingatinya sebatas sebagai hari kelahiran sosok nabi dan rasul terakhir yang sarat dengan serangkaian ritual-ritual sakralistik-simbolik keislaman semata, namun menjadikannya sebagai kelahiran sosok pemimpin.
Karena bukan menjadi rahasia lagi bila kita sedang membutuhkan sosok pemimpin bangsa yang mampu merekonstruksikan suatu citra kepemimpinan dan masyarakat sosial yang ideal, egaliter, toleran, humanis dan nondiskriminatif, sebagaimana dilakukan Muhammad untuk seluruh umat manusia.
Kontekstualisasi peringatan Maulid tidak lagi dipahami dari perspektif keislaman saja, melainkan harus dipahami dari berbagai perspektif yang menyangkut segala persoalan. Misal, politik, budaya, ekonomi, maupun agama.
Memperingati kelahiran nabi sudah menjadi keharusan bagi kita sebagai rasa tasyakkurkepada jasanya yang tiada tara. Dan mencintai Nabi sepenuh hati adalah suatu hal yang niscaya. Perjuangan tulus serta kesabaran beliau dalam mengangkat harkat dan martabat manusia dan rengkuh jahiliyah menjadi perasasti suci yang tidak boleh kita lupakan. Beliau adalah sosok yang sakral dari dosa, sang pujaan, kekasih dan embun yang diutus ditengah gersangnya kehidupan dan ditenggah carut marut terporak porandanya poralitas manusia.
Maulid nabi muhammad SAW atau molodan sudah menjadi tradisi yang dirayakan oleh umat islam dengan penuh gegap gempita. Dan simbolisasi yang paling melekat dimasyarakat lazim dipenuhi dengan aneka buah-buahan sebagai pengejahantahan rasa syukur atas kehadiran beliau ketengah-ketengah umat manusia dalam menyelamatkan mereka dari peradaban jahiliyah menuju peradaban ilmiyah dan dengan suasana penuh kedamaian, persamaan dan persaudaraan dengan pancaran agama islam.
Idealnya, rasulullah telah mampu mengembalikan kesejatian hidup pada realitas yang sesungguhnya dengan menjadikan umat manusia berakhlak mulia, hal ini sesuai dengan sabdanya, sesunguhnya aku diutus tiada lain hanyalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia    ( H.R. Muslim )
sebenarnya dibalik perayaan itu menyimpan pesan teologis sebagai berkah dan hidayahtoh walaupun perayaan tersebut bersifat cerimonial. Sebab disadari atau tidak persoalan kemiskinan tindak anarkis penguasa dan carut marut moralitas manusia akan lenyap dengan sendirinya jika lantunan shalawatun nabi menjadi pijakan dasar dan tidak sekedar dibaca di Langgar, Musolla dan di Masjid akan tetapi dengan bacaan diba’an diharapkan mampu membaca ulang sejarah perjuangan dan kehidupan beliau dalam menjalani kehidupan yang senantiasa berjuang demi kemaslahatan umat.
Sekali lagi memuliakan kelahiran na
bi tidak cukup dengan memperbanyak puji-pujian seperti apa yang terjadi dimasyarakat sekarang namun yang sangat urgen juga kita harus bisa menjadikan bulan maulid nabi ini sebagai moment strategis untuk introspeksi diri dan hijrah dari yang tidak baik menuju hal-hal yang diridhai-Nya tentunya dengan meneladani segala sifatnya, shiddiq, amanah, tabligh, fathanah demikian juga sabar dan ikhlas dalam beramal. Karena kesuksesan nabi dalam memperjuangkan agama Allah bukan karena ketampanan dan kekayaan yang beliau miliki kecuali karena sifat itu selalu menjadi pijakan dalam hidupnya.
Makna Maulid Nabi yang dalam dunia kita terus diperingati setiap tanggal kelahiran beliau bukan lagi sebuah kesemarakan seremonial, tapi sebuah momen spiritual untuk mentahbiskan beliau sebagai figur tunggal yang mengisi pikiran, hati dan pandangan hidup kita.

Dalam maulid kita tidak sedang membikin sebuah upacara, tapi perenungan dan pengisian batin agar tokoh sejarah tidak menjadi fiktif dalam diri kita, tapi betul-betul secara kongkrit tertanam, mengakar, menggerakkan detak-detak jantung dan aliran darah ini.

Maka seperti al-Ayyubi yang menghadirkan Nabi Muhammad di medan perang kita mesti menghadirkan beliau dalam ruang hidup yang lain. Tidak hanya dalam bentuk cerita-cerita yang mengagumkan, tapi juga semangat keteladanan dalam menjalani realitas hidup ini.


BAB III
PENUTUP

1.3 Simpulan
Berdasarkan pendahuluan dan pembahasan maka simpulan dari pendahuluan dan pembahasan makalh ini adalah banyak cara untuk memperingati hari kelahiran Rasulullah,peringtan ini tidak hanya semata-mata untuk fomalitas saja namun kita harus tahu apa makna sebenarnya diadakannya peringatan tersebut.Hikmah yang dapat diambil dari peringatan Maulid Nabi tersebut adalah kita dapat meningkatkan rasa cinta kita kepada Rasulullah karena kita telah mengenalnya lebih dalam dari sebelumnya,mengenang jasa-jasa dari Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan agama Islam sebagai agama Allah,dan kita dapat meneladani sikap Rasulullah dalam menyebarkan Islam yaitu sabar,tidak pilih kasih,adil,seta selalu setia kepada Allah SWT.


Daftar Pustaka

Read more...
separador

Beautiful Gown from Reuse Thing


Beautiful Gown from Reuse Thing

Reporter       : Good afternoon Miss. How do you do ?
Informant     : Oh, Good afternoon. How do you do? Can I help you?
Reporter       : First, let me introduce my self.  My name is Fatimah from “Student Magazine”. I would like to interview with you. Would you?
Informant     : Oh, with a pleasure. Let’s find comfortable place.
Reporter       : What’s your name, Miss?
Informant     : My name is Arlitta Intan Kusuma but, my friend usually call me Intan. I’m from 10th grade
Reporter       : OK Miss Intan, This event is “Fashion Show with Recycle  Material” do you agree? What’s your opinion?
Informant     : Of course I agree. In think this event is useful and full of education because we can reuse useless material to become unique and interesting one. For example become beautiful gown like this. I we can learn how to be entrepreneur that can production useful thing that can use for consumers.
Reporter       : Why do you think this event is useful? Please explain!
Informant     : Em… because we reuse the useless material so that not only throw out in trash but we can use it and also we can keep clean our environment and reduce global warming.
Reporter       : ohh… Did you proud to participate this event? Why?
Informant     : Of course because I can participate to keep our earth from global warming and from pollution that can damage our life now and future.
Reporter       : Um.. good reason. So, your school care with our earth. Right?
Informant     : Yeah… we realize that nowadays our earth was by damaged with air, soil, water pollution. We think how will our life in future if we don’t reserve our home, earth.
Reporter       : So, your school is school that care and work hard to keep our earth. Um… How much your school hold this event?
Informant     : This is the first time, and we hope it can continue in future and develop to be better.
Reporter       : Who is hold this event ? And how was the reaction of student of this event.
Informant     : That held this event were student organization. The reaction of students is good. They supported it event well. They were very proud because they can also do useful thing although it was very simple thing.
Reporter       : Whoa… the best students. I am also proud. How long did you prepared to this event?
Informant     : Emm… we prepared everything just 3 days, so my friend and I have to go home late. We were happy and do it with a pleasure.
Reporter       : Wow amazing! Just 3 days but you can make a excellent gown. What do you feel that you can participate this event?
Informant     : I am very proud and happy can do good thing. It was very artistic and also useful. I can learn that artistic thing can we get from useless thing.
Reporter       : OK. I think that’s all. Thank you for your information and sorry if I disturb your time.
Informant     : Oh… I’m okay. I’m very glad because other people can get useful information from me.
Reporter       :  Good bye. See you soon. Have a nice day. J -----------
Informant     : See you. You too J


JJ Thank You JJ

Read more...
separador

Wednesday, January 23, 2013

Bunga Krisan yang Mempesona


Warna-Warni Si Bunga November

Bunga november merupakan nama lain dari bunga krisan. Bunga ini dinamakan bunga november kerena bunga tersebut mekar pada bulan november yaitu pada saat musim gugur atau dingin di Eropa.
Bunga krisan
Bunga krisan merupakan bunga yang berasal dari negara-negara Asia Timur, seperti Jepang, Cina, dan Korea. Bunga ini terdiri dari berbagai macam warna, di antaranya merah, putih, kuning, merah muda, biru, dan lain-lain. Musim Bunga krisan bersamaan dengan musim gugur atau musim dingin. Tanaman ini masih tergolong ke dalam keluarga (family) yang sama dengan bunga aster dan bunga daisy. Tanaman krisan bisa menjadi tanaman musiman (annual) atau tahunan (parennial). Jika siklus hidupnya hanya sampai menghasilkan bunga, tanaman ini termasuk musiman, tetapi jika setelah tanaman dipanen bunganya kemudian tanaman dibiarkan berbunga kembali secara periodik, maka tanaman ini termasuk tahunan. Klasifikasi bunga krisan adalah sebagai berikut:

Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Asterales
Famili: 
Asteraceae 
Genus: 
Chrysanthemum

 Lain lubuk lain pula ikannya. Di setiap negara bunga krisan memiliki filosofi yang berbeda-beda. Di Jepang, bunga krisan yang dilambangkan seperti matahari dan digunakan sebagai lambang takhta kaisar. Lambang krisan ini juga digunakan sebagai lambang paspor Jepang. Kelopak krisan juga digunakan sebagai lambang lencana yang digunakan oleh anggota parlemen di Jepang. Beberapa kota di Jepang pun seringkali mengadakan festival tahunan bunga krisan. Di Cina, bunga krisan dianggap bagaikan bangsawan bunga. Di Amerika dan Indonesia, bunga krisan juga identik dengan kebahagiaan. Di Indonesia, bunga krisan seringkali dijadikan sebagai bunga yang biasa menghiasi pernikahan namun, di Perancis, bunga ini justru dipakai untuk menghiasi kuburan.
Saat ini krisan termasuk bunga yang paling populer di Indonesia karena memiliki beberapa keunggulan antara lain warna bunganya cukup beragam seperti merah tua, kuning, hijau, putih, campuran merah putih dan lainnya, Bunga krisan juga tahan lama dalam pot selama 10 hari. Selain itu, bunga krisan juga memiliki jenis yang cukup banyak, sedikitnya ada 55 varietas atau jenis. Berikut adalah jenis-jenis bunga krisan:

1.              Chrysanthemum aphrodite
2.              Chrysanthemum arcticum
3.              Chrysanthemum argyrophyllum
4.              Chrysanthemum arisanense
5.              Chrysanthemum boreale
6.              Chrysanthemum chalchingolicum
7.      Chrysanthemum chanetii
8.      Chrysanthemum cinerariaefolium
9.              Chrysanthemum coronarium
10.       Chrysanthemum crassum
11.       Chrysanthemum glabriusculum
12.  Chrysanthemum hypargyrum
13.  Chrysanthemum indicum
14.       Chrysanthemum japonense
15.       Chrysanthemum japonicum
16.       Chrysanthemum lavandulifolium
17.       Chrysanthemum mawii
18.       Chrysanthemum maximowiczii
19.       Chrysanthemum mongolicum
20.       Chrysanthemum morifolium
21.       Chrysanthemum morii
22.       Chrysanthemum okiense
23.       Chrysanthemum oreastrum
24.       Chrysanthemum ornatum
25.       Chrysanthemum pacificum
26.       Chrysanthemum potentilloides
27.       Chrysanthemum segetum
28.       Chrysanthemum shiwogiku
29.       Chrysanthemum sinuatum
30.       Chrysanthemum vestitum
31.       Chrysanthemum weyrichii
32.       Chrysanthemum yoshinaganthum
33.  Chrysanthemum  zawadskii

Dari beberapa jenis atau varietas, krisan berwarna kuning dan hijau adalah yang paling banyak jenisnya. Persentasenya bisa mencapai 90%, sementara sisanya adalah warna-warna lain
Budidaya bunga krisan dapat dikatakan tidak mudah dan tidak sulit. Berikut adalah cara budidaya bunga krisan.

A.      Syarat Tumbuh
a.         Iklim
1.        
Tanaman krisan membutuhkan air yang memadai, tetapi tidak tahan terhadap terpaan air hujan. Oleh karena itu untuk daerah yang curah hujannya tinggi, penanaman dilakukan di dalam bangunan rumah plastik.
2.         Untuk pembungaan membutuhkan cahaya yang lebih lama yaitu dengan bantuan cahaya dari lampu TL dan lampu pijar. Penambahan penyinaran yang paling baik adalah tengah malam antara jam 22.30–01.00 dengan lampu 150 watt untuk areal 9 m2 dan lampu dipasang setinggi 1,5 m dari permukaan tanah. Periode pemasangan lampu dilakukan sampai fase vegetatif (2-8 minggu) untuk mendorong pembentukan bunga.
3.         Suhu udara terbaik untuk daerah tropis seperti Indonesia adalah antara 20-26 derajat C. Toleran suhu udara untuk tetap tumbuh adalah 17-30 derajat C.
4.         Tanaman krisan membutuhkan kelembaban yang tinggi untuk awal pembentukan akar bibit, setek diperlukan 90-95%. Tanaman muda sampai dewasa antara 70- 80%, diimbangi dengan sirkulasi udara yang memadai.
5.         Kadar CO2 di alam sekitar 3000 ppm. Kadar CO2 yang ideal untuk memacu fotosistesa antara 600-900 ppm. Pada pembudidayaan tanaman krisan dalam bangunan tertutup, seperti rumah plastik, greenhouse, dapat ditambahkan CO2, hingga mencapai kadar yang dianjurkan.
B.        Media Tanam
1) Tanah yang ideal untuk tanaman krisan adalah bertekstur liat berpasir, subur, gembur dan drainasenya baik, tidak mengandung hama dan penyakit.
2) Derajat keasaman tanah yang baik untuk pertumbuhan tanaman sekitar 5,5-6,7.
a.         Ketinggian Tempat
ketinggian tempat yang ideal untuk budidaya tanaman ini antara 700–1200 m dpl.
C.        Pedoman Budidaya
a.         Pembibitan
1) Persyaratan Bibit
Bibit diambil dari induk sehat, berkualitas prima, daya tumbuh tanaman kuat, bebas dari hama dan penyakit dan komersial di pasar.
2) Penyiapan Bibit
Pembibitan krisan dilakukan dengan cara vegetatif yaitu dengan anakan, setek pucuk dan kultur jaringan.
Tentukan tanaman yang sehat dan cukup umur. Pilih tunas pucuk yang tumbuh sehat, diameter pangkal 3-5 mm, panjang 5 cm, mempunyai 3 helai daun dewasa berwarna hijau terang, potong pucuk tersebut, langsung semaikan atau disimpan dalam ruangan dingin bersuhu udara 4 derajat C, dengan kelembaban 30 % agar tetap tahan segar selama 3-4 minggu. Cara penyimpanan stek adalah dibungkus dengan beberapa lapis kertas tisu
b.         Penyemaian Bibit
1.         Penyemaian di bak
Siapkan tempat atau lahan pesemaian berupa bak-bak berukuran lebar 80 cm, kedalaman 25 cm, panjang disesuaikan dengan kebutuhan dan sebaiknya bak berkaki tinggi. Bak dilubangi untuk drainase yang berlebihan. Medium semai berupa pasir steril hingga cukup penuh. Semaikan setek pucuk dengan jarak 3 cm x 3 cm dan kedalaman 1-2 cm, sebelum ditanamkan diberi Rotoon (ZPT). Setelah tanam pasang sungkup plastik yang transparan di seluruh permukaan.
Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian
Pemeliharaan untuk stek pucuk yaitu penyiraman dengan sprayer 2-3 kali sehari, pasang bola lampu untuk pertumbuhan vegetatif, penyemprotan pestisida apabila tanaman di serang hama atau penyakit. Buka sungkup pesemaian pada sore hari dan malam hari, terutama pada beberapa hari sebelum pindah ke lapangan.
Pemeliharaan pada kultur jaringan dilakukan di ruangan aseptik, setelah bibir berukuran cukup besar, diadaptasikan secara bertahap ke lapangan terbuka.
d.         Pemindahan Bibit
Bibit stek pucuk siap dipindahtanamkan ke kebun pada umur 10-14 hari setelah semai dan bibit dari kultur jaringan bibit siap pindah yang sudah berdaun 5-7 helai dan setinggi 7,5-10 cm.
e.         Pemeliharaan Tanaman
1) Penjarangan dan Penyulaman
Waktu penyulaman seawal mungkin yaitu 10-15 hari setelah tanam. Penyulaman dilakukan dengan cara mengganti bibit yang mati atau layu permanen dengan bibit yang baru.
2)         Penyiangan
Waktu penyiangan dan penggemburan tanah umumnya 2 minggu setelah tanam. Penyiangan dengan cangkul atau kored dengan hati-hati membersihkan rumput¬rumput liar.
3)         Pengairan dan Penyiraman
Pengairan yang paling baik adalah pada pagi atau sore hari, pengairan dilakukan kontinu 1-2 kali sehari, tergantung cuaca atau medium tumbuh. Pengairan dilakukan dengan cara mengabutkan air atau sistem irigasi tetes hingga tanah basah.
f.          Panen
Penentuan stadium panen adalah ketika bunga telah setengah mekar atau 3-4 hari sebelum mekar penuh. Tipe spray 75-80% dari seluruh tanaman. Umur tanaman siap panen yaitu setelah 3-4 bulan setelah tanam.
Panen sebaiknya dilakukan pagi hari, saat suhu udara tidak terlalu tinggi dan saat bunga krisan berturgor optimum. Pemanenan dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu dipotong tangkainya dan dicabut seluruh tanaman. Tata cara panen bunga krisan: tentukan tanaman siap panen, potong tangkai bunga dengan gunting steril sepanjang 60-80 cm dengan menyisakan tunggul batang setinggi 20-30 cm dari permukaan tanah.
Bunga krisan adlah bunga yang rentan terhadap hama dan penyakit tanaman. Berikut adalah hama dan penyakit yang biasa menyerang bunga krisan.
A.     Hama
1.      Ulat tanah (Agrotis ipsilon)
Gejala: memakan dan memotong ujung batang tanaman muda, sehingga pucuk dan tangkai terkulai.
Pengendalian: mencari dan mengumpulkan ulat pada senja hari dan semprot dengan insektisida.
2.      Thrips (Thrips tabacci)
Gejala: pucuk dan tunas-tunas samping berwarna keperak-perakan atau kekuning-kuningan seperti perunggu, terutama pada permukaan bawah daun. Pengendalian: mengatur waktu tanam yang baik, memasang perangkap berupa lembar kertas kuning yang mengandung perekat, misalnya IATP buatan Taiwan
3.      Tungau merah (Tetranycus sp)
Gejala: daun yang terserang berwarna kuning kecoklat-coklatan, terpelintir, menebal, dan bercak-bercak kuning sampai coklat. Pengendalian: memotong bagian tanaman yang terserang berat dan dibakar dan penyemprotan pestisida.
4.      Penggerek daun (Liriomyza sp)
Gejala: daun menggulung seperti terowongan kecil, berwarna putih keabu-abuan yang mengelilingi permukaan daun. Pengendalian: memotong daun yang terserang, penggiliran tanaman, dengan aplikasi insektisida.

B.     Penyakit
1.            Karat/Rust
Penyebab: jamur Puccinia sp. karat hitam disebakan oleh cendawan P chrysantemi, karat putih disebabkan olehP horiana P.Henn. Gejala: pada sisi bawah daun terdapat bintil-bintil coklat/hitam dan terjadi lekukan-lekukan mendalam yang berwarna pucat pada permukaan daun bagian atas. Bila serangan hebat meyebabkan terhambatnya pertumbuhan bunga. Pengendalian: menanam bibit yang tahan hama dan penyakit, perompesan daun yang sakit, memperlebar jarak tanam dan penyemprotan insektisida.
2.            Tepung oidium
Penyebab: jamur Oidium chrysatheemi.
Gejala: permukaan daun tertutup dengan lapisan tepung putih. Pada serangan hebat daun pucat dan mengering. Pengendalian: memotong/memangkas daun tanaman yang sakit dan penyemprotan fungisida.
3.         Virus kerdil dan mozaik
Penyebab: virus kerdil krisan, Chrysanhenumum stunt Virus dan Virus Mozaoik Lunak Krisan (Chrysanthemum Mild Mosaic Virus). Gejala: tanaman tumbuhnya kerdil, tidak membentuk tunas samping, berbunga lebih awal daripada tanaman sehat, warna bunganya menjadi pucat. Penyakit kerdil ditularkan oleh alat-alat pertanian yang tercemar penyakit dan pekerja kebun. Virus mosaik menyebabkan daun belang hijau dan kuning, kadang-kadang bergaris-garis. Pengendalian: menggunakan bibit bebas virus, mencabut tanaman yang sakit, menggunakan alat-alat pertanian yang bersih dan penyemprotan insektisida untuk pengendalian vektor virus.


Read more...
separador

Total Pageviews

Categories

Followers